Thursday, June 15, 2006

KU NANTI SAAT KAU TAK DISISI

Sayang
Kuharap kau dengar nyanyian cintaku
Resah dan hampa saat kau pergi dariku
Meradang dalam kegalauan
Merintih dalam kesepian

Ketika kau kemaskan kasih sayangmu
Meninggalkan diriku dengan derai air mata
Aku masih semaikan keangkuhanku
Aku masih denguskan rasa emosi jiwa yang buta
Buta akan kebenaran...
Buta akan kejujuran dan ketulusan
Yang kau berikan lewat kata- kata mu

Namun Kini
Sesalku telah merasuk dalam darah tubuhku
Memasukan keakal sehatku akan tulusnya cintamu
Menyadarkan masih adanya cintaku padamu
Melambungkan kerinduan ini
AKan hadirnya dirimu diharibaan hatiku

Sayang
Kala malam menjelang
Hamparan kisah yang telah terlalui menari diingatanku
Hangat pelukmu masih kurasakan
Lembut tuturmu masih terukir dihari - hariku
Dan sejuta kenangan indah
masih....masih dan masih memeluku
Menyemaikan kerinduan yang semakin membahana

Sayang
Masihkah kau ijinkan ku tuk mencintaimu lagi
Masihkah kau ijinkan aku menghiasmu ditaman hati
Merindukanmu menyayangimu setulus hati

Kuharap kau kembali datang
Menyalakan kisah yang telah terpadam karena emosi jiwa
Menyejukan taman yang telah gersang setealh kepergianmu
Melupakan sewaktu yang telah berlalu
Menggenggam haapan akan jalinan kisah kita kembali

Aku rindu kamu sayang

my place work

0 Comments:

Post a Comment

<< Home