Thursday, March 01, 2007

LeNtErA

Lentera ini tetap ku pasang
meski hari tlah beranjak siang
biarlah dia menemaniku
agar penglihatan ini tetap membiru

Tak kan aku peduli
Diluar sana mentari terus meninggi

jangan kau mendatangiku
tak usah kau ketuk kamarku
sebab aku takan terbangun dengan itu
dan kau tak usah gelisah

pergi saja pamit pada beliau
gak usah resah kau memikirkan ini semua
aku akan baik - baik saja
bersama lentera yang masih menyala

Dia yang membawaku pada kebahagiaan
Bersama malaikat - malaikat putih
Sebab kalian tak bisa menghantarku kesana
di mana kuinginkan kedamaian hati

Jika kamarku tak terbuka
pastikanlah ..aku sudah pergi kelangit sana
bersama malaikat - malaikat yang menghantarku
sebab kalian tak pernah mau mewujudkan untukku

Aku akan menarii dan bernyanyi
Tentang damainya kehidupan
Dengan cinta - cinta yang tak menipu
Dan dengan orang - orang yang membahagiakan aku
dan membuatku bahagia dan berarti

Friday, February 02, 2007

Belahan Jiwa

Saat bahagia terselip akan sebuah derita
Kala suka akan terbentuk seberkas duka
Ketika tertawa akan tergambar sebentuk tangis
Walau hidup namun mati tetap menjadi keharusan

Takan bisa aku berdiri sendiri
Meski aku mampu tuk itu
Ketika jiwa yang sekuat ini meronta
Tetap ku butuhkan lembut halus sentuhan

Janganlah kau merasa tak biasa
Ketika ku ajak kau tuk bersama
Meski takdir kehidupan tak terlihat mata
Namun keyakinan ini adalah hidup

Jangan merasa gak biasa
Ketika kau ku sebut belahan jiwa
Sebab begitu banyak kau membuat ku bahagia
Meski hanya kilatan dunia maya

Jangan merasa gak biasa
Sebab memang didirimu belahan jiwa ku
Aku gak akan mengambil yang bukan miliku
Aku hanya ingin memiliki belahan jiwaku

Meski hidupku tak seindah pelangi
Namun ku yakin kebahagiaan bukan sesuatu yang sulit dibeli
Jika kita mencoba menyibak bait - bait kehidupan yang berpuisi
Bersama ku yang kan menemanimu melagukan keindahan

Thursday, January 18, 2007

Telaga Jiwa

Engkau Telaga jiwa dihati ini
Tersenyumlah cerahkan mentari pagiku
Dengan tulus dan penuh dengan kehangatan

Telaga jiwa.....
kau hilangkan dahaga akan bahagia
Kau sejukan emosi jiwa yang membara
Kau sirnakan sebuah rasa putus asa
Kau lelapkan aku dalam damainya keindahan

Menarilah dan ajak aku
dengan tulus dan penuh kebahagiaan

Engkau ku rindu sepanjang waktu
Teguhlah memanduku
Ku rinaikan selalu do'a untukmu
Dikala malam telah menjelang

Tetaplah menjadi telaga jiwa
Sesejuk pagi seindah rembulan
Sejernih hati sebening embun
sepeka nurani secerah pelangi

Bernyanyilah lagu percintaan
Kan ku petik dengan nada gitar hidupku

Tuhan.....
Tebarkanlah cahaya keindahanmu
Agar telaga jiwa ku tetap dengan kedamaian
Semaikanlah wangi hidupnya
Agar tetap berpelangi di setiap mentari

Monday, January 15, 2007

Ranum Jiwa

Ranum jiwamu selimutiku tadi malam
Hangatkan mimpi jiwa yang nestapa
Ketika kesunyian menari bersama rintik hujan
dikeremangan bilik kamar yang memenjarakanku

Aku terlena akan suasana itu
Yang terus membawaku melayang
menuju bulan dan bintang
Bercerita diatas lembutnya awan malam

Namun tak panjang kurasakan
ketika kesadaran membuatku terbangun
Terjaga saat mentari menerangi kamarku
dengan hangatnya menciumku

Terima kasih peri mimpi
Kau hadirkan dia lewat tidurku
Meski maya namun membuatku bahagia
Saat aku terjaga dari semua

Aku hanya berharap
Mimpi ini menjadi awal keinginan yang terbunga
Untuk melihat dan menjumpaimu di kenyataan yang ada
Ranum jiwa kebahagiaan
Kaulah yang kuingin menjadi pilihan
Di penghujung masa mudaku

Friday, January 12, 2007

Schatzie

Lembayung kerinduan
Payungkan diriku dalam mega kehampaan
Menerawang ke fatamorgana sebuah keindahan
Merintihkan kesendirian saat gejolak tak tertahankan

Ranum bibirmu getarkan pesonaku
menohok kalbu keluarkan gairah yang tak biasa
Schatzie......cairkanlah kedinginan diriku dari kesepian
dengan hangat cintamu menyetubuhiku
biar kumeradang dalam sinar keabadian
tentang kehidupan yang semakin kurasakan indah bersamamu

Ku akan jilati sisa - sisa kebahagiaan yang kau beri
sebab engkau adalah dewi malam ku
tetes embun saat sang fajar menari
rembulan saat bintangku mulai bernyanyi
Peri indah dalam nyenyaknya aku bermimpi

Schatzie....
ini bukan busah kedustaan yang tersaji
ini bukan manis gincu yang ternikmati
ini semua terpatri dalam jiwa yang suci
Saat aku relakan jiwaku hidup bersamamu schatzie

Tuesday, December 26, 2006

Istriku...

Istriku ...
Marilah kita tidur
Karena indahnya pembaringan telah menanti kita
Gunakanlah gaun yang membangitkan gairahku malam ini
Lupakan sejenak tapak - tapak kehidupan mentari tadi
Mari kita merenggut kenikmatan
Sampai sang fajar menidurkan bintang dan bulan

Biarkan rambutmu menjuntai dibahumu
Jangan kau gunakan kecantikan itu
Sebab cintaku padamu bukan dikecantikan itu
Pakai saja farfum itu
Yang membuatku semakin ingin meninabobokanmu
Oh..yah kuredupkan cahaya kamar ini
Agar keromantisan semakin menghias ruang ini

Inilah kebahagiaan yang sesungguhnya
Dan bisa kita raih hanya dengan modal cinta dan kesetiaan
Namun indahnya meresap kejantungku dan kamu
Karena ku tak mampu memberikan kebahagiaan di luar sana
Sebab harganya membuatku harus hanya bermimpi

Istriku....
Begunungnya harta takkan senikmat malam ini
Saat pandanganmu menemukan kebahagiaan disana
Percayalah ....
Rumput tetangga kita memang lebih hijau terlihat

Saat cinta telah menyatukan kita
Itulah kebahagiaan yang sebenarnya
Sebab kebahagiaan bukan dikasat mata
Namun hadirnya didalam jiwa

Istriku ,.....
Tidurlah yang nyenyak
Bersama hangat cinta yang ku beri
Aku akan menjagamu
Bersama mimpi menjelang pagi......

Thursday, December 21, 2006

Kesedihan itu bukan kesedihan.....


Kesedihan itu terasakan
Saat aku mengambil jalan untuk sendiri
Kuncup sudah semua keindahan
Kala aku menentukan ini

Berat hati harus ku lalui
Karena perasaan tak bisa dipaksakan
Kesedihan itu tetap terasakan
Saat aku mengingat waktu yang tlah terlewat...

Aku yakin engkau tak menangis
Aku bukanlah jiwa yang baik yang harus kau kenal
Maka tetaplah tersenyum .....lepas aku melangkah pergi
Sebab kesedihan itu bukan kesedihan
Kuasa takdir ada pada-Nya

Kau lah yang baik yang ku kenal
Tak pantas jika aku ada disisimu
Sebab kebahagian itu bukan kebahagiaan
Hanya nampak semu dalam ruang waktu

Cinta memang indah jika karena Sang pencipta
Namun nurani tak bisa tanggalkan keegoisan diri
Biar ku coba merenungi ini
Semoga ada yang tertemukan di lain hari

Ku berharap kelak
Kau dapatkan seseorang yang bisa menghiasi keindahan dihari - harimu

Dedicated for some one at west cilandak

Lia Nathalia.....

Kenapa kini aku begitu dekat denganmu
Lebih dekat terasakan dari jarak yang membentang
Antara Jakarta dan Kupang.......

Yah.....itulah keajaiban sebuah keindahan
Terima kasih kehidupan......

Reruntuhan Jiwa

Hujan ditengah malam
Di tempat yang sepi ini aku sendiri
Tanpa tawamu tanpa dirimu
Dan tak ada tempat tuk berteduh...
Hanya dingin yang memelukku

Hujan di malam ini
Membekukan akan sebuah pencerahan
Menggigil dalam biru darah tak tercair
Hanya putih tulang coba tuk kuatkan bertahan
Tak ada tempat untuk berteduh
Dan kehangatan yang bisa ku peluk
Sunyi membunuhku.....
Aku terbunuh dalam keheningan....

Rintihan jiwa dalam kebekuan
Ku coba keluarkan lewat teriakan
Yang terdengar hanya kilatan petir
Yang kurasakan seperti tak ada akhir

Semakin aku terkapar tak terasakan
Saat dingin air mencoba menembus tulang
Dan aku tak merasakan lagi kilatan
Sebab reruntuhan jiwaku sudah merinai kebumi yang basah
Yang kurasakan aku sudah diantara bidadari - bidadari
Dikehidupan yang baru ku alami saat ini

Selamat tinggal kemelut yang memeluk sang jiwa
Biarkan jiwaku kini terbang dikehidupan surga

"Haruskah tertentang sebuah kematian
Sedangkan datangnya tanpa undangan"

Monday, December 11, 2006

Pelangie.......

Seindah ku menatapmu....
Meski wajahmu tak pernah kulihat...
Secerah ku berbicara padamu....
Meski hanya lewat mesin udara..
Inilah rahasia hati ....yang tak dapat ku pungkiri

Seindah hariku sejak mengenalmu
Secerah hidupku saat mendengar suaramu....
Meski semua masih dalam kemayaan yang ada
Namun telah memberikan banyak warna

Yah....engkaulah kunamakan pelangi..
Begitu indah namun susah untuk ku raih
Begitu dekat terlihat namun terlalu lelah untuk ku capai
Namun begitu ....
Kau tetap mengindahkanku.....
Menceriahkanku....
Memberi warna dihari - hariku

Andai jarak bisa ditepiskan dengan kedipan mata
Aku ingin persahabatan kita bisa dijamah...dilihat....disentuh....
Namun ...aku harus masih menikmati ini dalam kesemuan yang nyata .....

Terima kasih ....
Kau mau kenal aku.....
Menjadii sahabatku.....

Dedicated to some one.....
Ketika jarak tak jadi penghalang untuk mendengarkan suaramu hehhehhe

Tuesday, October 03, 2006

Lelah........

Tubuhku lelah hari ini memelukmu sang hari....
Menyandarkan harapan tuk gapai kebahagiaan
Ketika keinginan merasuk kedalam jiwaku

Otak ku lelah hari ini
Ketika segalanya berkecamuk didalamnya
Terus memompa energi - energi yang ku punya
Mengeringkan keceriaan
Keinginan - keinginan itu harus dibuat matematika.....

Emosiku lelah hari ini
Saat segala rasa memburu mencoba untuk keluar
Rasa marah, kesal, kecewa,putus asa , sober
Yang ku coba bungkus dengan senyum keramahan....
Hanya karena memenuhi keinginan - keinginan solidaritas....

Aku Lelah......
Aku ingin teriak histeris saat ini
Aku ingin menangis malam ini...
Aku ingin santai malam ini
Aku ingin menikmati lantunan lagu cinta
Aku ingin mendengarkan celotehmu wanita
Ketika aku sudah tak kuat lagi
Menahan rasa lelah seseorang diri

Tuesday, September 19, 2006

Ku Rasakan Bahagia itu......

Jangan lah kau bersedih
Ini semua jalan yang harus dijalani
Semua merupakan Takdir yang diberi
Tentu ada sesuatu yang belum dimengerti

Jangan pernah merasa bersalah
Terhadap diriku yang telah mencintaimu
Bukan salahmu dan benarku
Sebab ada sesuatu yang kitapun tak tahu

Bungakanlah kebahagiaan itu
Bersama lelaki yang menjadi suamimu
Dialah lelakimu yang paling sempurna
Yang kan menemanimu memeluk kehidupan
Rasakanlah bahagia itu....

Jangan terbelah pikiranmu karena melihatku
Dunia kita berbeda meski kita satu dunia
Persahabatan tak harus putus namun tidak dengan status
Karena ada tatakrama yang jadi suatu aturan terbaca

Selamat menempuh hidup baru
Kebahagian kini ada didepan wajahmu
Raih dan peluklah bersama lelakimu
Nikmatilah dalam indahnya cinta
Kurasakan bahagiamu dalam bahagiaku

Percayalah wejangan usang
Cinta tak harusku bawa kamu pulang
Sebab takdir adalah keputusan-Nya
Keikhlasan adalah perintah tuk menjalaninya.....

Saturday, September 16, 2006

Sewaktu ....


Sewaktu.....
Keresahan begitu melanda
Merinai dibalik bilik - bilik hati
Mengoyak apa yang kunamakan kebahagiaan
Tentang hidup, kehidupan, jiwa, masa depan, cinta
Semua terbengkalai dalam gelapnya perjalanan...

Sewaktu......
Aku hampir putus asa
Merangkai hidup, kehidupan, jiwa, masa depan, cinta
Merangkak tuk coba berdiri, meski sendiri
Karena memang aku harus sendiri

Sewaktu......
Aku coba meresapi apa yang ku miliki
Ternyata kesyukuranlah yang kurang ku miliki
Hingga melenyapkan hidup, kehidupan, jiwa, masa depan, cinta
Dan membawaku kedalam gelapnya langit - langit jiwa
Yang ku kira kebahagiaan ada didepan mata
Ternyata hadirnya didalam jiwa

Sewaktu .....
Aku mengenalmu wanita
Meski lewat dunia yang tampak nyata
Namun perasaan berkata ini nyata
Ketika hati merasa bahagia kala kita bersua
Meski hanya jemari - jemari kita yang bicara

Sewaktu ...........
Aku gak mengerti
Arti dari yang ku rasa saat ini
Yang pasti ada kegalauan dihati........
Yang pasti ada sesuati yang mengusik
Saat aku tak menyapamu hari ini....

Sewaktu ......
Aku bahagia saat ini
Sejak mengenal mu sewaktu ini
Ada beban yang sirna ada rasa indah yang mempesona
Meski aku tak tahu dimana letak itu semua
Yang pasti sejak mengenalmu ini terjadi

Sewaktu .....
Aku resah.....
Ketika perasaan ini mengaduk - ngaduk emosi jiwa
Membawaku pada keresahan...kegelisahan...kegalauan
Entah apa, tiada suara tuk menjawab itu semua
Ketika ku harus jalani itu semua
Dalam apa adanya, alamiah

Sewaktu....
Aku hanya ingin..
Semua itu tampak adanya
Entah biru, entah ungu,
Karena semua memberiku sebuah pengalaman.....

Wednesday, August 02, 2006

Miss U

Sewaktu ini ku lamunkan engkau
Ntah kenapa rasa yang ada begitu mendera
Menyeruak malam - malam sepiku
Menemaniku mengantar hari - hari berlalu

Yach....Memang salahku
Yang terlalu takut akan kenyataan
Yang belum tentu menjadi kenyataan
Hingga sulit untuk ungkapakan
Rasa yang begitu menyiksa keadaan....

Melamunkan kamu
Sebuah kebahagiaan dan penderitaan
Namun aku begitu gembira menikmatinya
Apa karena ini arti sebuah rasa cinta
Yang tak membedakann suasana.....

Entah kapan dan sampai kapan
Entah kemana dan dimana
Ku bisa curahkan itu semua
Yang pasti rasa ini milikmu
Cinta ini untuk mu
Kerinduan ini merindukanmu

Maukah kau membungakan cinta ini
Bersama diriku yang mencintaimu....perempuan

Wednesday, July 05, 2006

Senja di Dermaga Sunyi


Saat kau berkata kau akan pergi

Dikala mentari mulai menepikan diri
Tinggalkan diriku seorang diri
Tetes butir bening airmata dipelupukmu
Menumpahkan rasa sedih akan tinggalkan diriku

Ku usap sedihmu dengan senyum ku
Ku peluk resahmu dengan hangat pelukku
Sabarlah sayang karena ini pelangi masa depanmu
Akukan selalu mendukungmu dalam setiap untaian nada do'a ku

Peluklah diriku seerat mungkin
Agar terbawa selalu bersama semilir angin
Beranjaklah kedalam kapal itu
Sebab dia kan segera tinggalkan dermaga

Senyumlah yang termanis untukku
Kan aku jaga senyum manismu
Sampai waktu yang membuat kita kembali bersatu
Ingatlah selalu akan diriku
Sepertiku yang selalu mengenangmu

Kau selalu kunanti dalam kerinduan yang takkan pernah bertepi
Kau selalu kutunggu dipuncak asmara yang selalu membakar jiwa ini
Bingkailah harapanmu nan indah untuk kita berjumpa kelak
Sebab cinta dan kerinduan ini masih milik kita berdua

05.07.06 23.15

Thursday, June 29, 2006

KEMBANG KAPUK


Jebreeetttt!!!!
Gue tutup pintu kamar gue dan gue kunci,"jam berapa yach ?"ujar gue seorang diri sambil gue banting tas dan peralatan kerja dikasur lusuh gue....hhhhmmm desah napas lelah, kuhembuskan sambil menerawang kelangit - langit kamar, gue rebahkan tubuh ini diatas kasur...
Terdengar dering hp gue berbunyi, setelah gue angkat terdengar suara merdu wanita diujung sana.
"ai yach ?" tanya wanita itu
"iyach, siapa ini yach ?" kata gue
"masa gak kenal sich ?" tanya wanita itu
"sorry bukannya gak kenal nomornya gak ada di hp gue dan suaranya meski pernah dengar tapi asing nich " kata gue
"oh gitu dech gak mau kenal ma aku lagi?" ujar wanita itu
"masih lagi, cuma aku lupa siapa ini, biasa sipat gue selalu pelupa " rayu gue
"tebak dech, siapa ayooo" kata wanita itu
"kalo betul kasih hadiah apa nich ?" ledek gue
"kalo betul aku mau diajak jalan ma abang" ujar dia
deg jantung gue kaget,siapa yach koq mau diajak jalan dech gitu panggil gue abang siapa yach pikir gue kebingungan
"eh..rumahnya dimana nich ?" pancing gue
" aku deket ma abang masih satu kelurahan" jawab dia
"hhhhmmm siapa yach....lilah yach ?"tebak gue
"bukan lagi"jawab dia
" eka yach?"jawab gue lagi
"bukan juga"jawab dia sambil tertawa
"siapa dong?"tanya gue makin penasaran
"masa nyerah,bagaimana yang lain nanti"ejeknya
hhhhhmmmmm gue inget nich waktu gue ngomong mo ngajak cewe ama tom doang dan itu sivitrie yang gue mau ajak, apa mungkin ini dia yach pikir gue,masak si tom nyampein kedia gak bilang2 gue,
"eh..koq diem jangan lama - lama mikirnya" ujar dia mengagetkan gue
ahhhh memang vitire dech keyakinan gue berkata
"kamu vitire yach?" tanya gue
"hhhmmm" jawab dia
"bener kan ini vitrie" tanya gue meyakinkan
"iyach"jawabnya
"suer gak boong nich" kata gue gak percaya
"iyach...masih gak percaya?" tanya dia
"iyach" jawab gue
"yach udech abang kesini aja kalo gak percaya" katanya
"bener nich ?" tanya gue
"iyach, vitrie tunggu tapi gak pake lama n yang ganteng yach hehheh"katanya
"oke dech " jawab gue dengan perasaan yang senang banget
tapi apa bener yang tadi vitrie koq banyak bicaranya, engga seperti waktu gue ketemu dia dirumahnya, tapi memang gue belum percaya full nich, aaahhh biarlah atau gue nelepon tom kali yach
" eh neng ada apa ?" tanya tom ketika angkat telepon dari gue
"lo lagi dimana?" tanya gue tanpa menjawab pertanyaannya
"lagi dirumah, mang kenapa ai? lo mau kemari ?"ujar dia
"iyach nich n gue juga mau tanya lo nich?"ujar gue
"tanya apa sich lo, kayak orang kaget gitu habis ngapain memang lo atau ada berita tentang si ketua kita?"tanyanya
"bukan tom, lo dech ngasih tahu yach tentang rencana gue mo ngajak vitrie jalan"jawab gue
"karena dia tadi nelepon gue dan nyuruh gue kerumahnya, itu yang membuat gue kaget plus deg2an n lo mau gak nemenin gue kerumahnya" ujar gue tanpa memberi sitom kesempatan jawab
"sumpe lo dapat angin apa atau si vitire lo pelet kali" katanya
"aaaaaaaaahhhhhhhh sialan lo" kata gue
"yach udech gak pake lama ,cepetan kesempatan emas nich jarang -jarangkan lo disuruh datang sama cewek kerumahnya cakep lagi hehhehe"kata tom sambil langsung mematikan hpnya tanpa sempat gue membalas ejekannya.
mandi ah ini malam akan menjadi malam yang indah nich, loh...handuk gue kemana nich?
bu.....bu....handuk ai mana yach, koq gak ada dijemuran belakang?"tanya gue
"ibu cuci, habis handuk dech kotor banget masih dipakai aja"jawab beliau
"yach terus ai pake handuk yang mana nich, malah cuma satu punyanya" ujar gue sambil ngedumel
"tuh handuk ade ada yang kecil kalo gak mau yach pake kain " kata beliau
"yach udech dech dari pada gak pakai apa - apa "ujar gue sambil berlalu pergi kekamar mandi
wuichhhhhhh segernya,ahhh pake kaos aja ah sambil merapikan rambut didepan kaca lemari kamar...

*

tok...tok...tok...
"masuk kura kaya tamu aja lo pake ketok - ketok segala, orang mah assalamualikum gitu" kata tom dari dalam kamarnya
"iyach pak ustadz"jawab gue sambil masuk kekamarnya
"tom mang lo bilang kedia yach kalo gue mo ngajak dia jalan?" tanya gue
"ahhhh lo napsu banget sich,nyantai aja apa "kata tom
"kalo cewe lain boleh nyantai tom, kalo yang ini gadis impian mbo" kata gue semangat
"yuk dech kita jalan"ujar tom sambil berdiri pergi

*
"Assalamu'alaikum...."ujar tom n gue setelah tiba dirumah vitrie
"wa'alaikumsalam" jawab wanita dari dalam
"ooooh ibu, ada vitrie bu" sapa gue
"hmmm kemana yach tadi dia bilang? oh yach kerumah fuji her"jawabnya
"oh yach makasih bu saya susul aja kesana" ujar gue sambil pamit pergi

*

"Vit....tuh bang ai datang sama bang tom "kata fuji
"masa sich ?"kata vitri nada gak percaya
"iyach....bener, koq lo jadi gerogi begitu sich" ejek fuji
"engga lagi" ucap vitire mengelak
"aaaahhhh bener kali nich tangan lo dingin "ejek fuji lagi sambil memegang tangan vitrie
"dech ah lo ngeledek melulu sinetronnya lagi seru nich"ujar vitire
terus tiba - tiba aja
"Assalamu'alaikum....." salam gue bersamaan
"wa'alaikum salam , eh bang ai main?" sapa fuji
"iyach fuji, koq sebelang abang gak ditanya? kan kisah lama tuh, masa lupa"becanda gue
"oooohhhh gitu, dech minta dianterin terus ngatain"ujar tom kesal
"sorry friend just kidding" kata gue
"vit ada bang ai nich, tadi ditelepon sekarang didiemin aja" ujar fuji
"yach sebentar lagi tanggung nich"kata vitrie
"tanggung ngapain lo " kata tom
"sinetron memang apaan sich bang tom"jawab vitrie sambil melangkah mendekat ke gue bertiga
"main bang ?" koq cuma berduan aja " sapa vitrie
"iyach mang maunya sendiri ? yach udech gue pulang" becanda tom
"deeechhh bang tom yang sewot ko"ujar vitrie
"mang diapain nich mba fuji"ledek vitri ke fuji
"pura - pura itu padahal mereka saling kangen tuh vit""tambah gue
"betul bang tuch pada jaim"tambah vitrie
"eh..lagi ngapain sich kalian ber2an aja?"tanya gue
"biasa kebiasaan wanita, heheh ingin tahu aja " ujar fuji
" kalo vitrie lagi nonton sinetron, gak tahu fuji lagi mikirin bang tom kali" kata vitri
"sama lo juga lagi mikirin bang ai"balas fuji kesal
"ji antar gue beli rokok yuk biar dech kita tinggal dia berdua"kata tom
"tuh kan akhirnya kebuka juga, siapa yang kangen"kata vitri
"engga, maksudnya gue kasih kesempatan buat lo berdua " bela tom
"yach udech sana gue nitip star mild juga yach" kata gue ketika mereka berlalu pergi
vit..tadi pake hp punya vitri yach" kata gue mulai pembicaraan
"bukan,punya mba fuji "jawab vitrie
"ada apa nich abang disuruh kemari "tanya gue kembali
"yach tadikan abang belum yakin yang nelepn tadi vitri sekarang dech yakin kan?"katanya
"oh yach sekalian ada yang vitri mau tanya ke abang"katanya
"tanya apaan " kata gue
"katanya abang mau ngajak jalan vitri terus ada yang mau di omongin, mo ngajak jalan kemana n mo ngomongin apa mangnya?"tanya dia panjang
"disini aja ngomongnya mang kenapa?"tanya dia
"yach ga papa sich cuma sekalian refresh aja" alasan gue
"liatin wajah vitri juga pasti seger hehehheh"canda dia
"hhhhmmm begini vit sebenarnya memang ada yang diomongin,vit ada waktu gak tuk mendengarnya? kalo memang abang suruh ngomong disini?"tanya gue
"ada,yach udech sekarang aja sekalian tom belum pulang"katanya
"abang sebenarnya...
..DAAArrrr
ups..ups.... ha gue gelagapan ketika muka gue ada yang siram pake air
hahahhahahahha terdengar suara orang tertawa pas gue buka mata gue telah ada teman teman gue tom, lawi dan bacung
"tidur aja lo ai, arisan tenong sekarang lagi"kata tom
"lagi mimpi apa sich lo enak bener senyum -senyum ?"kata bacung
"makanya jangan kebanyakan nonton film biru begitu tuh akibatnya,nikah belum mampu,mampunya mimpi doang" kata lawi
"gila gue mimpi yach ! aduhhhh kenapa harus mimpi yach " gumam gue sambil beranjak berdiri
"ceritain dong lo mimpi apa"kata tom
ahhhhhhhh nanti aja, pokoknya endah dech , gue mandi dulu"kata gue sambil meninggalkan teman2 gue dikamar
"cepat sana sudah jam sembilan nich"kata mereka ber3
"iyach sabar apa" jawab gue
"ai kaset my heart dimana " tanya tom
"dibarisan sama kaset slank"ujar gue dari kamar mandi

*

"Ahhhhhsegar dech "kata lawi
"pasti itu" jawab gue
"iyach tidur sudah, mandi sudah, mimpi sudah" kata bacung ketua kami
"ada yang belum cung " kata gue
"apaan"kata tom
"makan" jawab gue
"dasar lo kalo sama makan mah inget aja nich orang"kata tom
"yach nanti aja disana numpang makannya, sudah kemalaman nich " kata lawi
"dirumah siapa sich arisannya"tanya gue
"dirumah rodeng" jawab bacung
"ooohhhh yach sudah,yuk kita berangkat " kata gue sambil beranjak keluar kamar
"mariiiiiii " kompak mereka ber3

derr.....der....derr. suara knalpot motor yang membawa kami ketempat arisan...yang telah meninggalkan mimpi gue yang belum mekar .....
hhhmmmm kenapa hanya mimpi yach bukan kenyataan batin gue bicara dibalik bercandaan teman - teman gue yang asyik dan menyenangkan.

Saturday, June 24, 2006

WACHHHHHHHHHH!!!!!

Ruang jiwa terkoyak
Menusuk hati merana
Luapkan rasa emosi ego dan gengsi
Lupakan nurani yang bersih
Hapus rasa dewasa
Hapus jiwa wibawa
Hapus hangatnya keakraban
Hapus niat keikhlasan
Hanya karena ....ingin...merasa...atau...
Karena.....supaya....biar....
Hati dibohongi emosi
Celotehkan ranting - ranting kritik
Membuat pelik...terus hancurpun terjadi
Penyesalan terjadi
JIWA MANUSIA LABIL
Jangan suka mengkritik menyesal dan mengeluh
Bagaimana bila kita berada diposisi demikian ??!!

RISALAH HATI


Mekar bunga cerahkan pagi
Bak pelangi di senja mentari
Saat menatap wajahmu putri
Terasa sejuk damai hati ini

Entah mengapa ??
Aku begitu terpesona
Saat melihatmu di awal jumpa

Senja berganti bintangpun berseri
Tanda siang tlah berlalu pergi
Namun engkau masih disini
Atau hanya sebuah ilusi

Dirimu tersangkut dihati
Sejak kita bertemu diawal hari
Apakah kau meresapi
Rasa yang ada dihati
Sebuah rasa.....
Sebuah kalimat ....
Sebuah angan .....
Menunggu dirimu....
Dan kuharap kau datang menjenguk hatiku
Belai jiwaku...
Dan dirimu dengar celoteh jiwaku
"Aku sayang padamu.....
Aku sayang kamu "

Simpan mawar yang kuberi
Mungkin wanginya kan mengilhami
Sudikah dirimu untuk kenali aku
Biar kau tahu aku punya rindumu
Biar kau rasakan tertawan rinduku

Engkau akan tahu aku
engkau akan ngerti aku
Aku sebuah anak panah yang terlepas dari busur kehidupan
Menanti tempat berpijak
Hatimu kuharapkan
Persinggahan hijrahku yang tak bertepi

ditahun 2002

Friday, June 23, 2006

ANYER BEACH

Malam yang cerah bermandikan cahaya bintang
Semilir angin ridukan dingin yang kini menghampiri
Kita duduk berlantai pasir putih
Menatap hamparan air laut yang tak bertepi
Malam itu......waktu itu....
Di anyer kenangan manis tecipta...

Dikala malam semakin larut
Disaat dingin semakin menjadi
Ku kecup bibirmu dan kau memintanya lebih
Agar dingin terusik dan pergi

Riakan ombak jadikan musik yang indah
Menambah exotise malam kita berdua
Kau tanggalkan penutup tubuhmu
Mengajakku bergumul bersama
Dipasirmu.....dipantaimu.....
Anyer...

Lembut tanganmu gerayangi tubuhku
Mulus tubuhmu menghalangiku menatap bintang
Kita telanjang dibawah sinar bulan
Keringatku bercampur pasir pantai
Pasrah kau berikan milikmu pertama kali
Bergumul berdua dipasirmu.....dipantaimu
Anyer.....

Indah napsu birahi....
Merdunya nyanyian iblis
Semakin hangatkan kita
Tak bicara hanya desah yang terdengar
Hanya desah yang keluar
Dikala kau mengucapkan kata " sayang aku sudah sampai ! "

Sayang
Kita terbawa suasana mesra dan happy
Aku gak bakal menyesali
Buang gejolak resah dihaati
Aku cewemu yang sejati
Anyer beach selalu jadi memori...

Sayang tanpa dirimu
Aku bagai hiu tanpa taring
Bagai lautan tanpa pantai
Bagai gelas tanpa air

Percayalah sayang
Mari kita bersihkan tubuh kita
Tuk rajutkan kenikmatan yang kedua...
Ketiga...kelima...samapi kematian memisahkan dari dunia.....


21.06.06.
09.30



GEJOLAK HATI.......

Meredam gejolak rasa begitu susah terasa
Menghilangkan ngantuk dikala malam
Terjaga bersama angan yang mengindahkan
Namun menyiksa diri

Kala siang hanya lamunan mengisi hari...
Dikala sepi sendiri yang terpikir hanya engkau ...engkau
Kapankaah rasa ini bisa tercairkan
Dari kebekuan akibat keraguan

Ingin sekali ku gapai asa yang ada
Agar keindahan, kebahagiaan, kedamaian nyata adanya
Bukan hanya dalam khayalan...
Bukan hanya dalam impian
Bukan hanya kekosongan belaka

Girl, where are you now ?

KETIKA, NAMUN, MENGAPA, TUHAN

Ketika pagi nan dingin membalut jiwa
Ketika pagi membangunkan iman akan Tuhan
Ketika pagi mengajak memeluk kehidupan
Ketika pagi embun nan segar membawa
bunga itu mekar dikota kami Jogjakaarta....

Namun tak pernah tersangka sekecilpun
Namun tak pernah terduga ini terjadi
Namun pagi nan indah secepat berubah
Namun hanya terperanga, kala Kau gempakan
pijakan kami dibumi Jogjakarta

Mengapa ini terjadi dikota kami
Mengapa ini tak dijakarta saja
Mengapa tak diamerika sajaaa
Mengapa ? apa karna kami juga
sudah bermandikan dosa?

Tuhan....Maafkan hamba-Mu
Tuhan....Ampuni dosa -dosa kami
Tuhan...Jadikan ini hanya ujian bagi kami
Tuhan ...jadikan ini hanya cobaan bagi kami
yang kau hadiahkan kebaikan....
yang kau bungakan hikmah yang besar
amiiinnnn

21.06.06

PERKENANKAN....

Tuhan....
Perkenankan aku mencintaimu
Meski hanya masih setengah hati
Sebab dunia masih membutakan hatiku
Akan segala kenikmatan
Yang tlah kau katakan sementara
Dan juga semu dan menipu.....

Tuhan....
Izinkan aku tuk perkenankan
Sebagian hatiku untuk dunia & isinya
Agar meyakinkan jiwa ini
Bahwa Kaulah memang pemilik-Nya

Tuhan....
Perkenankan aku yang hina ini
Merangkai pujian untukmu
Meski jauh dari kekhusuan jiwa
Menyemaikan cinta-Mu
Dalam langkah jiwa yang nestapa

Tuhan.....
Perkenankan aku
Jika ini memang takdirmu
Kelapangan dan kemudahan
Dalam menahkodakan hidupku
Dilautan dunia...

Tuhan ....
Perkenankan ...
Jika ini Kau katagorikan doaku
Karena yang ku tahu
Aku hanya hamba yang bodoh.....

SENDIRI....

Terhampar rasa sepi malam ini
Ternyata ku memang sendiri
Ternyata ku harus sendiri
Sahabat cuma diriku sendir i
Saudara cuma diriku sendiri
Mencari kebahagiaan sendiri
Mengurai duka sendiri
Menggapai angan sendiri
Tuhan ......
Sampai kapan aku tetap sendiri
Tanpa teman yang mengerti
Tanpa sahabat yang sejati
Tanpa saudara yang peduli
Tuhan
Aku tak ingin sepi
Aku tak ingin sendiri
Tuhan,..
Kapan kuraih rasacerah....

V - 3

Kenapa aku bisa rindu kamu
Aku bisa bahagia bila ketemu kamu
Bergetar hati menatap wajahmu
Yang terselimut kebahagiaan

Hmmm V - 3
Andai aku bisa memilikimu
Luapan bahagia akan tersemai dalam hidup gue
Meski janji taak pernah terucap
Namun
Usahaku selalu memberikan yang terbaik adalah niatku

V - 3
I love you girl
I need your love to may life support
because im aplabes, please..

KERAGUAN.....

Kenapa ku selalu ragu
Tuk menggapai rasa cinta
Apakah aku masih kecewa
Ataukah sebuah rasa putus asa

Ingin dihati begitu menggebu
Asa yang kurajut begitu merindukanmu
Memilikimu ...menyemaikan cintaku bersamamu
Namun....
Tetap keraguan ini masih begitu besar dihatiku

Kapankah aku bisamemilikimu
Memandangmu kala ber2
Bercerita indah dikala jumpa
Yang bisa mententramkan resah jiwa yang merana
Mengusir dingin kehidupan
Berganti dengan kehangatan senyummu...tawamu..
Mencumbu damai pelukmu

Ooooo pujaan hati
Kini resah di dada begitu besar
Takut agar dirimu pergi dariku
Namun....
Keraguan masih bekum bisa kulenyapkan...

Andai gue seperti mereka
Akan ada kemudahan yang gue damba
Namun...
Gue tetap masih gue
Yang terlalu sulit menggapai satu cinta saja

Oooo keraguan.....

LORONG HITAM

Terendap lara dalam jiwa
Menyayat dinding hati merana
Merintih dan menangis dalam kehampaan
Tak terbiaskan dalam lorong kegelapan

Kemanakah siang yang kunanti
Knapa tak tampak cahayanya harii ini
Apakah dia juga mengerti
Ketika mendung tak dapat dikhianati

Lelah merebah tapak - tapak perjalanan
Berpegang hanya pada perasaan
Menyeret langkah agar tetap keluar
Karena ku yakin diluar ada harapan

Terperosok dalam lubang jalanan
Terpeleset dalam licin kehidupan
Tersandung dalam buaian semu
Terjerumus dalam suasana biru

Tapi kuyakin ini semakin tebal
Meski terasa seperti kulit ari
Namun ....
Kuyakin aku dapat keluar
Menatap silaunya mentari
Meradang dalam hangatnya
Meski bermandi peluh
Namun membakar keoptimisan hidup ini

Mampukah aku keluar
Tak dapat ku ukur dengan jarak
Sebab suasana dalam diriku masih gelap

Akan kah aku kalah
Tetap berada dalam kegelapan
Wahai sang pencinta hati
Kebesaran-Mu meyakinkan aku
Kekuasaamu menguatkan aku
Akan dapat kulihat mentari
Meski hanya sekejap mata berkedip

23.04.06

BIRU DALAM KEBIRUAN

Tetap kurangkai kata indah
Meski tak pernah kau membacanya
Ntah indah atau tidak
Karena kau tak pernah membacanya
Namun takan pernah lepas penah ini tuk mengurai kata yang kurasa indah

Tetap kukembangkan rasa ini
Meski tak pernah kau menyemaikannya
Ntah cinta atau tidak
Karna kau tak pernah memetiknya
Namun takan leaps hati ini tuk terus memupuk cinta ini

Tapi....
Sudikah dirimu tuk yakinkan aku
Bahwa kau bisa kucintai
Agar asa yang kurajut tak terbengkalau dalam kesemuan

Rupawan pesonamu memang terlalu jauh
Untukku pandang
Lembut kulitmu memang terlalu suci
Untuk disentuh oleh tubuhku

Tapi apakah cinta harus terbentuk
Dalam jasad dan materi yang berbunga
Bukan pada hati dan perasaan
Yang tulus yang takan pernah memandang dari mana berasal

Apakah kau mengerti cinta sejati
Atau tlah punah dalam prinsip hidupmu
aaa.....andai impian indah tentang mu
Bisa terlukis dalam kehidupanku
Namun impianku tentangmu
Tak dapat kubeli hanya dengan cinta
Sedangkan hanya cinta yang kupunya.....


at suntuknya malam

APATIS.........

Gue sandarkan harapan pada impian
Karena sadar gue terlalu rapuh untuknya
Gue bungakan kebahagiaan pada hayalan
Karena kenyataan tak lagi setali
Tak pernah gue berharap pada siang
Karena malam sulit gue singkirkan
Tak kan gue capai ketujuan
Karena kaki terantai oleh jaman
Gelap jadikan gue hidup
Terpojok dikehidupan yang gelap
Hanya menatap bintang yang melambungkan angan
Dibalik langit yang tetap hitam
Wahai orang tua .....................
Wahai saudara.............
Wahai sahabat..........
Yakinkanlah diri gue akan kebesaran dan keajaiban Tuhan
Agar gue tegar menatap masa depan ...

14.06.06
03.05

KESUKSESAN...

Bukan pada apa yang dihasilkan....
Tapi pada langkah awal yang kita hasilkan
Karna tujuan akhir adalah takdir-Nya

10.04.06

AKU MUAK......

Aku muak lihat kau masih mengagungkan darah ningrat
Aku muak lihat kau menghargai orang dari status....
Materi...Kedudukan
Aku muak sangat muak.....

Dimana religi yang kau anut
Apakah hanya ada ditulisan
Apakah hanya seperti air
Hanya dibutuhkan saat kau haus

Aku muak...
Tidak kau mencerna
Apa yang Dia firmankan kepada nabi dan umatnya
Bahwa manusia sama disisi-Nya
Hanya dosa dan pahala yang membedakan
Knapa kau yang juga makhluk ciptaan-Nya
Berperilaku demikian..

Aku muak...
Enyalah dari pandanganku....

07.04.06
20.20

PAGI

Pagi ini begitu cerah
Kusenyumi pagi ini .....karena aku nikmati
Bersama sehangat kopi dan senikmat rokok
Kubentangkan asa seluas langit yang cerah
Kunyanyikan seuntai nada do'a
Semoga hidupku secerah pagi ini
Semoga........

Saturday, June 17, 2006

KNAPA....?!

Knapa ?
Ku harus menangis dalam kebahagiaan
Knapa ?
Aku tak tertawa dalam kepedihan
Knapa ?
Aku gak percaya
Bahwa sesudah kepedihan pasti ada kebahagiaan
Knapa ....?? hidup
Knapa ...?? kehidupan
Apakah karena itu sipat manusia


That night at my room

Thanks U......

Terima kasih ....
Untuk malam...
Untuk Sound Radio
Untukk Kepahitan - Kemanisan -
Untuk Cinta
Untuk Kopi
Untuk Rokok
Untuk Pena
Untuk Kertas ini
Hingga memberi ramai blog ini
Oh yach...untuk kamarku juga
Tempatku mengonanikan segalanya

Oh..!!!!!

Andai keabadian menjanjikan kebahagiaan
Ku hempaskan diriku kesana
Knapa harus sepahit ini !!!

d,gelapnya malam

OH .......JUWITA


Oh juwita...
Tidakkah kau percaya akan cinta ini
Tidakkah kau rasa akan ketulusan hati ini
Tidakkah kau lihat akan kejujuran diri ini

Yang mencintaimu...
Yang menyayangimu
Yang merindukanmu...
Selalu..selalu dan selalu setiap waktu

Kenapa kau harus ragukan
Kenapa kau harus tabukan
Kenapa harus dibuktikan lewat pengorbanan sesaat
Yang bisa menipumu....

Oh juwita...
Percayalah..
Kan kubuktikan cinta tulus ini padamu
Selama kehidupan berjalan
Tak kan ku kenal pagi untuk bersiap
Tak kan ku kenal siang untuk istirahat
Tak kan ku kenal malam untuk berhenti
Sebab cintaku padamu adalah hidup

Tak kan kulihat jam berdetak
Tak kan kutatap hari berganti
Tak kan kurasa musim berubah
Yang kukatakan akulah sang surya dengan segala ketulusannya...

Oh juwita...
Ku serahkan kesang waktu
Ku harapkan kesang juwita alam
Hanya kepada-Nya ku untai nada do'a
Dalam sebuah harapan yang indah
Agar dapat terjalani kisah yang telah berbunga
Antaraa kau dan aku ......

05.04.06

Friday, June 16, 2006

1/2 SEMPURNA...

Hidupku
Setengah sempurna tanpamu
Tertatih dalam kesepian...
Terseok dalam kesendirian
Tuk rajutkan asa yang terindah

Mendung awan memeluku..
Dinginkan malam - malam yang terjamah
Sunyikan hari - hari yang terpeluk
Menyudutkanku tuk menatap rembulan

Wahai jiwa yang indah
Yang selalu terkagumi disetiap waktu
Yang selalu ku rindu disetiap detik yang berdetak
Andai aku bisa kembangkan
sayap cinta yang mekar dihatiku
Kan kulayangkan hati ini kesana
Merangkulmu..memlukmu..
Menyamikan keindahan cinta yang kudamba
Untukmu ...bersamamu...

Namun...
Perih tak terelakan
Karena sayap cintaku yang rapuh
tak dapat menggapaimu
Dan tak dapat menyemaikan asa yng ku cita

Hanya hayalan yang mengindahkanku
Hanya harapan yang menguatkanku
Hanya cintaku yang menghangatkanku
Tuk berharap akan hadirnya
Sebuah keajaiban.......

01.04.06

MALAM....

Malam sayang
Mungkin hanya lewat tulisan ini
Aku berani ungkapakan kata sayang padamu
Mungkin hanya dibuku ini aku tak memunafikan diri
Bahwa aku punya rasa cinta dan sayang padamu
Tapi....
kuyakinkan diri ini bahwa aku memang sayang dan cinta kamu
Lewat perhatian yang ku sadari atau tidak kuberikan kepadamu
Lewat waktu yang selalu terluangkan untukmu
Bencengkrama denganmu atau hanya sekedar menyapamu...menatapmu

Jujur...
Aku memang tak berani
Tuk menyemaikan rasa ini
Entah sampai kapan
Atau samapi engkau berbahagia dengan orang lain
Kejadian yang selalu hadir dalam kehidupanku
Selalu...selalu...selalu....

Karena aku hanya lelaki hina
Yang hanya punya cinta
Yang tak bisamenggapai cinta
Yang kudamba...

Dirimu pesona jiwa
Meski kau tak secantik gadis impian
Namun kau punya sesuatu
Sesuatu yang membuat aku cinta kamu

Selamat malam dan selamat tidur
Semoga kau hadirkan dirimu dalam mimpiku malam ini
Yang akan membawakan kebahagiaan

01.25 Wib

KE - TIA - KOE

Meski kau di pandang tak berarti
Terkadang terasingkan lewat aromamu
Bahkan sesuatu yang menjadi memalukan

Namun tidak bagiku
Kau merupakan napas kehidupan ku yang k2 setelah paru - paruku
Kau merupakan jantung ke2 setelah jantung utamaku
Kau telah memberikan sandar kehidupan selama ini
Kau telah hidupkan diriku samapai saat ini
Kau telah membawaku melihat alam yang Tuhan ciptakan

Ke - Tia - Koe
Adakah kau lelah
Selelah hatiku
Adakah kau sakit sesakit hati ku
Menatap kehidupan yang semakin membawaku kepojok keapatisan
Meski aku yakin
Walau mendung yang begitu gelap dikehidupanku
Akan ada mentari yang kan bersinar
Ku yakin ...aku masih yakin
Walau ntah kapan ....ntah dimana
Terima kasih Ke - Tia - Koe
Atas jasa yang kau berikan kepadaku
Meski dirimu tak beraroma mewangi
Namun kau tlah mewangikan diriku
Menikmati dunia

Oh Ke - Tia - Koe
Jangan kau sakit
karena akan mematikan hidupku

04.04.06 04.15

MONDAY IX MARCH

Tuhan..
Siang ini Kau turunkan rizki-Mu
Lewat derai hujan yang merinai
Menyegarkan alam dibawah langitmu
Menyegarkan sedikit kepiluan hati ini
Kuharap menyegarkan imanku
Akan segala rasa syukur atas segala nikmat-Mu

Tuhan...
Inikah alur hidup untuku
Inikah kehidupan yang harus ku hidupkan
Jujur Tuhan...ini berat bagiku
Andai aku bisa memilih peran yang Engkau berikan

Tuhan....
Kuharap ini hanya ujian bagikyu
Kuharap ini benar - benar hanya ujian kecil bagiku
Jika aku bisa menyemaikannya
Kau kan berikan kebaikan yang lebih
Namun...
Jika ini murkamu
Jika ini balasan - balasan atas dosa yang kubungakan selama ini
Ampuni aku Tuhan.....
Aku sudah hampir gak kuat

Maafkan aku Tuhan
Aku belum bisa mengelak dari dosa
Hanya aku pinta pada-Mu Tuhan
Berikan kesehatan untuk orang tuaku dan aku
Berikan rizki yang banyak untuk orang tuaku dan aku
Tuhan...
Karena aku ingin membahagiakan mereka
Karena aku ingin memberikan rasa istirahat kepada mereka
Dari segala kelelahan yang tlah mereka lalui..samapi detik ini

Tuhan...
Air mata mengalir lewat sedih yang kurasa saat ini
Lewat lelah yang terasa sewaktu ini
Melihat wajah yang semakin tua
Yang masih bergelut dengan pengorbanan
Merasakan penyakit yang mereka derita
Meski mereka tersenyum..
Aku tahu Tuhan...
Mereka cuma paksakan meski ikhlas
Agar anak - anaknya bahagia

Tuhan....
Hanya kepada-Mu resah ini kusemaikan
Hanya kepada-Mu
karena kuyakin Kau tak pernah lelah mendengar
Rintihan hati hamba-Mu yang hina ini...

My desk

TOLONG TUHAN

Kuyakin Engkau masih punya
Keajaiban untukku
Tolong Tuhan ....
Hadirkan saat ini
Biar diri ini tetap tegar menatap zaman

18.03.06 my room

D'LAPAN B'LAS NOL TIGA NOL ENAM

Malam yang gelap
Ku tatap dengan pandangan kegelisahan
Hanya ku lihat kilatan cahaya disudut langit selatan
Mungkin disana hujan.....

Sepi dingin hanya desiran angin
Dan seuntai nada radioku yang mencoba cerahkan malam ini

Sobat......
Ingin sekali diri ini berkumpul bersamamu...
Mencairkan keresahan ......kepenatan..
Setelah sewaktu bersetubuh dengan pekerjaan
Menyemaikan tawa...memberaikan kesendirian
Dimalam minggu ini...

Namun ...
Kita tak seperti dulu
Kejam jaman yang kurasa
Tlah membedakan seperti dulu

Aku percaya kau sahabat
kau sahabat - sahabatku yang setia dan respect
Dan mengerti akan adanya diriku
Terima kasih sahabat....

Hanya akulah yang harus mengerti
Hanya akulah yang harus menyadari
Bahwa keadaan tak seperti dulu
Maafkan aku sahabat
Bukan ku tak mau bencengkrama dengan kalian
Ada syarat yang tak bersurat
Yang mau gak mau aku harus tahu

Biarlah ....
Kuredam resah ini
Gejolak ini ...
kesepian ini...
Keapatisan ini
Didalam kamarku
Entah sampai kapan aku terus begini
Seakan himpitan ini semakin menjepit diriku
Tuk meraih kebahagian seorang yang hina

Thursday, June 15, 2006

#2

Semilir angin malam menyapaku
Lewat desir yang membuat diri ini dingin
Senandung nada lagu mengalun indah
Datangkan kedamaian dihati
Menerbangkan angan yang tek bersayap
Tinggi menerawang tanpa tujuan entah berakhir dimana
Akankah bersandar lewat lelah mataku yang mulai mengantuk
Malam ini ...dikamar ini
Tempatku menyandarkan lelah
Tempatku menyemaikan mimpi
Tentangku ..tentang mu ...
Yang selama ini kurindu...kunanti
Entah kenapa aku masih merindukanmu
Tuk menyemaikan cinta ini
Jujur..aku tak mengerti
Apakah ini yang dinamakan cinta
Membutakan ku dari segala yang terjadi
Meski akhirnya
Aku harus membekukan rasa ini
Aku harus kubur rasa sayng ini
Aku harus tepikan gejolak hati ini
Yang aku peluk hanya rasa kecewa
Karna kau telah menyemaikan cintamu dengan sahabatku
Berbahagialah bersamanya
Biarlah hanya angan yang menemaniku tentangmu
Biarlah hanya memandangmu ku peluk bahagia ini
Dalam jerit hati yang pedih namun aku tetap setia cintaku kepadamu
Meski tak berbalas

SOBAT

Gue takan pernah membenci lo
Karena tealh mencintai dia
Gue takan pernah sakit hati
Karena dia tlah menerima lo

Terima kasih untuk lo sobat
Yang tlah menyayangi dia
Terima kasih untuk lo sobat
Yang tlah mengajari gue dan membuat gue semakin mengerti
Arti sebuah cinta yang selama ini gue puja
Meski perih hati tetap ada
Meski kecewa tetap hadir
Bukan berarti gue dendam sama lo dan dia

Cinta memang tak harus saling memiliki
Dan gue merasakan indahnya cinta tanpa balasan

Bahagiakanlah dia sobat
Karena memang lo yang lebih pantas disisinya
Biarlah semua ini akan membawa gue
Pada kedewasaan yang selama ini gue banggakan
Biarlah semua ini menyeret diri gue
Pada kebijakan berpikir yang selama ini gue inginkan

Tertawa dikala luka menganga
Tersenyum dikala kecewa
Bersyukur dikala suka dan duka
Tuk menemukan arti dari sebuah kalimat
"Ternyata hidup itu Indah "

Friday Too

Gue punya cinta
Meski sederhana
Gue punya sayang
Tapi sederhana
Karena gue ingin bersama lo
Dengan sederhana
Akan gue bungakan diri lo
Didunia kupu - kupu
Yang penuh dengan
Kesederhanaan

MISS ....

Tatap matamu mengoyak resah didada
Decak bibirmu getarkan pesona jiwa
Melambungkan hayal yang indah
Setelah sewaktu bersamamu

Nona ...
Siapakah gerangan dirimu
TaK sanggup diri ini tuk sekedar bertanya siapa namamu
Carolinkah...Schatzie kah...Gladiskah....
Yang pasti namamu seindah dirimu

Meski aku tak peduli namamu
Izinkan aku untuk dapat terus
Menatap wajahmu yang bulat telur
Menatap bibirmu yang selalu basah
Menatap bodymu yang melambungkan angan...
Tuk temani ku menatap ramah mentari pulang

Friday Oh March

Perempuan - Koe

Perempuan - Koe
Sini duduk bersamaku
Berhentilah bekerja dan istirahatlah
Karena waktu sudah beranjak malam

Tolong nyalakan pelita itu dan bawa kemari
Biar cahanya yang redup memberikan
Suasana mesra dan rasa yang hangat
Antara kau dan aku
Jangan usik ayah dan bundamu tidur
Sebab akan mengusik kerinduan kita

Perempuan - Koe
Bersandarlah didada resahku
Sebab ku lihat kau gelisah sekali sewaktu ini
Apa yang kau rasakan dilembut hatimu?
Apa yang berbunga dibenak pikiranmu malam ini?

Maaf Perempuan - Koe
Bukan ku tak tulus menyemaikan cintamu
Kita terlalu jauh untuk saling menyatu
Meski ku coba meredang tembok kesenjangan
Namun segalanya belum bisa ku elakan

Perempuan - Koe
Adakah minyak tuk menambah cahaya peliat itu
Sebab dia mulai mereduplan diri
Atau biarkan saja dia mati
Sebab harga minyak sudah tinggi
Karena obrolan kita sesuatu yang mubazir saat ini

Perempuan - Koe
Kuatkan dinding hatimu tuk membungakan kisah kita
Rekatkan hati kita tuk tetap tersenyum dalam kemesrahan
Meski aral akan tetap membujuk kita tuk bersamanay
Percayalah..
Aku tetap mencintaimu Perempuan - Koe

" meski kita berbeda dalam semua namun tidak dalam cinta "


02.06 my place work

KU NANTI SAAT KAU TAK DISISI

Sayang
Kuharap kau dengar nyanyian cintaku
Resah dan hampa saat kau pergi dariku
Meradang dalam kegalauan
Merintih dalam kesepian

Ketika kau kemaskan kasih sayangmu
Meninggalkan diriku dengan derai air mata
Aku masih semaikan keangkuhanku
Aku masih denguskan rasa emosi jiwa yang buta
Buta akan kebenaran...
Buta akan kejujuran dan ketulusan
Yang kau berikan lewat kata- kata mu

Namun Kini
Sesalku telah merasuk dalam darah tubuhku
Memasukan keakal sehatku akan tulusnya cintamu
Menyadarkan masih adanya cintaku padamu
Melambungkan kerinduan ini
AKan hadirnya dirimu diharibaan hatiku

Sayang
Kala malam menjelang
Hamparan kisah yang telah terlalui menari diingatanku
Hangat pelukmu masih kurasakan
Lembut tuturmu masih terukir dihari - hariku
Dan sejuta kenangan indah
masih....masih dan masih memeluku
Menyemaikan kerinduan yang semakin membahana

Sayang
Masihkah kau ijinkan ku tuk mencintaimu lagi
Masihkah kau ijinkan aku menghiasmu ditaman hati
Merindukanmu menyayangimu setulus hati

Kuharap kau kembali datang
Menyalakan kisah yang telah terpadam karena emosi jiwa
Menyejukan taman yang telah gersang setealh kepergianmu
Melupakan sewaktu yang telah berlalu
Menggenggam haapan akan jalinan kisah kita kembali

Aku rindu kamu sayang

my place work

DIRIKOE TAK PERJAKA LAGI !


Dirikoe sudah tak perjaka lagi!
Malam ini aku merenungi
Dan aku sadari, rasa takut menhantui
Akan balasan diakhirat nanti

Dirikoe sudah tak perjaka lagi!
Saat ku mengenal nafsu birahi
Hari demi hari ku lakukan
Tanpa kau kuat untuk mengelakan

Dirikoe sudah tak perjaka lagi!
Entah aku yang melakukan
Entah aku yang diperlakukan
Namun
Sampai saat ini aku masih menikmati itu semua
Sampai kapan.....entah dimana
Aku bisa membersihkan diri ini

Dirikoe sudah tak perjaka lagi!
Lewat mata ini yang menatap bukan haknya
Lewat pikiran ini yang memikirkan bukan haknya
Lewat hidung ini yang menghirup bukan haknya
Lewat bibir ini yang membicarakan bukan haknya
Lewat tangan ini yang memegang bukan haknya
Lewat telinga ini yang mendengar bukan haknya
Lewat kaki ini yang menjalankan bukan haknya
Lewat tubuh ini yang memakai bukan haknya

Hanya Djakarku yang kuyakin masih perjaka
Dan kuharap serta ku ingin hanya melepas keperjakaannya
Yang benar - benar menjadi haknya...

Ampuni aku Tuhan
Ternyata memang sulit tubuh dan diri ini lepas dari dosa

25.02.06 02.05 my bad room

Sayank - Kasih Marilah

SayanK
Kau tak perlu sempurna tuk menerima cintaku
Karna dirikupun tak sempurna memberikan cintaku kepadamu
Sebab kesempurnaam hanya milik sang Juwita alam...

Kasih...
Dikau tak usah berubah tuk hidup bersamaku
karna hidupkupun tak berubah tuk menemani kamu
Sebab perubahan hanya untuk Sang Penggenggam cinta kita...

Marilah ...
Kita saling mencintai apa adanya
Bentuklah pengertian lewat kisah kita
Bungakanlah keterbukaan lewat keluh kesah kita.
Jangan bermimpi mewah bersamaku
Jangan berangan indah disisiku
sebab..
Aku mencintaimu dengan kesederhanaan
Seperti mentari yang menyinari bumi
Biarlah hidup dan kehidupan dan Maha Hidup yang mengatur kita

Aku gak punya materi untukmu
Tapi aku punya cinta yang bisa menghangatkanmu setiap saat

20.02.06 22.30 my desk

Wanita - Koe

Akhirnya tiba juga, datang jua
saat yang koe pelangikan padamu
kala janji setia kita ukir dibatu cinta

Meskipun
Pada suatu ketika kau bungakan
Aata indah yang meyakinkanku
Akan rajuta cinta kita
"Walaupun kita begitu berbeda dalam semua namun tidak dengan cinta"

Namun kini
Aku harus meresapi
Belaiaian angin tanpa pelukmu yang menjadi dingin
Menatap hutan - hutan kehidupan yang dulu indah kini gelap dan suram

Kabut tipispun membekukan hati ini
Perlahan dan pasti mendinginkan cinta ini
Tak kuasa menahan hangat cinta yang kau beri
Tertanggalkan selimut hati hanya karena restu yang tak datang pada kita
Meski berat
Kita tak kuasa memecahkan mendung yang menghalangi rembulan
Bahagiakanlah dia meski hanya setengah hati...
Jangan risaukan diriku
Demi cintaku kekamu wanita - Koe
Ku ikhlaskan melepaskan separuh jiwaku pergi

Selamat berbahagia sayang

Dedicated For someone at The -vox 2