Wednesday, July 05, 2006

Senja di Dermaga Sunyi


Saat kau berkata kau akan pergi

Dikala mentari mulai menepikan diri
Tinggalkan diriku seorang diri
Tetes butir bening airmata dipelupukmu
Menumpahkan rasa sedih akan tinggalkan diriku

Ku usap sedihmu dengan senyum ku
Ku peluk resahmu dengan hangat pelukku
Sabarlah sayang karena ini pelangi masa depanmu
Akukan selalu mendukungmu dalam setiap untaian nada do'a ku

Peluklah diriku seerat mungkin
Agar terbawa selalu bersama semilir angin
Beranjaklah kedalam kapal itu
Sebab dia kan segera tinggalkan dermaga

Senyumlah yang termanis untukku
Kan aku jaga senyum manismu
Sampai waktu yang membuat kita kembali bersatu
Ingatlah selalu akan diriku
Sepertiku yang selalu mengenangmu

Kau selalu kunanti dalam kerinduan yang takkan pernah bertepi
Kau selalu kutunggu dipuncak asmara yang selalu membakar jiwa ini
Bingkailah harapanmu nan indah untuk kita berjumpa kelak
Sebab cinta dan kerinduan ini masih milik kita berdua

05.07.06 23.15

0 Comments:

Post a Comment

<< Home