Saturday, September 16, 2006

Sewaktu ....


Sewaktu.....
Keresahan begitu melanda
Merinai dibalik bilik - bilik hati
Mengoyak apa yang kunamakan kebahagiaan
Tentang hidup, kehidupan, jiwa, masa depan, cinta
Semua terbengkalai dalam gelapnya perjalanan...

Sewaktu......
Aku hampir putus asa
Merangkai hidup, kehidupan, jiwa, masa depan, cinta
Merangkak tuk coba berdiri, meski sendiri
Karena memang aku harus sendiri

Sewaktu......
Aku coba meresapi apa yang ku miliki
Ternyata kesyukuranlah yang kurang ku miliki
Hingga melenyapkan hidup, kehidupan, jiwa, masa depan, cinta
Dan membawaku kedalam gelapnya langit - langit jiwa
Yang ku kira kebahagiaan ada didepan mata
Ternyata hadirnya didalam jiwa

Sewaktu .....
Aku mengenalmu wanita
Meski lewat dunia yang tampak nyata
Namun perasaan berkata ini nyata
Ketika hati merasa bahagia kala kita bersua
Meski hanya jemari - jemari kita yang bicara

Sewaktu ...........
Aku gak mengerti
Arti dari yang ku rasa saat ini
Yang pasti ada kegalauan dihati........
Yang pasti ada sesuati yang mengusik
Saat aku tak menyapamu hari ini....

Sewaktu ......
Aku bahagia saat ini
Sejak mengenal mu sewaktu ini
Ada beban yang sirna ada rasa indah yang mempesona
Meski aku tak tahu dimana letak itu semua
Yang pasti sejak mengenalmu ini terjadi

Sewaktu .....
Aku resah.....
Ketika perasaan ini mengaduk - ngaduk emosi jiwa
Membawaku pada keresahan...kegelisahan...kegalauan
Entah apa, tiada suara tuk menjawab itu semua
Ketika ku harus jalani itu semua
Dalam apa adanya, alamiah

Sewaktu....
Aku hanya ingin..
Semua itu tampak adanya
Entah biru, entah ungu,
Karena semua memberiku sebuah pengalaman.....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home